Saturday, October 27, 2007

saya mau mencoba hidup tenang sekarang
ingin membuktikan kebenaran teori ...*aduh lupa siapa namanya*, yang isinya begini....

yang menyebabkan segala kerumitan dalam hidup adalah PIKIRAN. Satu-satunya cara untuk menghentikan semua itu adalah dengan menghentikan pikiran

Tapi tapiii....saya nggak mau ah kalau sampai menghentikan pikiran. Soalnya nanti jadinya pasti seperti babi malas yang hidup untuk makan tidur dan tidak produktif. Kan saya mau jadi wanita modern yang smart-gaul-elegan-sophisticated.

Makanya, yang mau saya coba adalah : MENGONTROL PIKIRAN.

Like an automatic robot
Just click and reset
Then bip.bip.change.

Pingin coba ah
Ada yang tertarik mau ikutan ?
UTS Gempita !!!

Oke, karena saya memang orang yang hobi mengomel dan meracau tidak jelas tanpa tujuan, maka postingan kali ini akan berisi kronologi perjuangan hidup-mati melawan UTS kali ini.

Sebelumnya, saya mau ngeralat dulu pernyataan saya dalam postingan sebelumnya, "
momen lebaran bisa menjadi bak kawah candradimuka yang lebih dahsyat ketimbang menghadapi dosen galak di kampus". Ternyata ada yang leeeebiiihhh menggetarkan jiwa dibanding itu, yaitu "perihal" bernama UJIAN dengan segala titelnya (UTS, UAS, Kuis, bodo amat...yg penting berbau gitu-gitu lah).

UTS kali ini....saya menjalaninya dengan setengah sadar dan H2C (harap-harap cemas) serta bergantung pada kemampuan otak yang (sebenarnya) pas-pasan. Lupakan tentang omong besar saya yang ingin bekerja dengan spektakuler dan efisien, karena ternyata prosesnya jungkir balik 180 derajat. Dengan virus kemalasan yang menggila berat, apa yang bisa diharapkan dari gadis bulat-berkacamata-bergigi kelinci-tukang ngomel yang bercokol di Desain Interior ini ? What you think isn't always what you get, baby....

Senin dimulai dengan kepasrahan total "nanti mau diapain aja, silakan" sebagai bekal ke kampus untuk UTS studio yg 5 sks itu. Karena keuangan menipis akibat hedon jaya di awal bulan, maka lupakanlah menu sarapan 4sehat 5sempurna. Roti sobek plus secangkir peppermint tea pun jadilah. Kemudian sesampai di studio, ternyata UTSnya cukup menguras otak, but thank God, dikumpulinnya baru besoknya. Nah nah, kebiasaan jelek saya sebagai orang Indonesia sejati pun muncullah....being a true deadliners. Besok aja ah...selalu begitu.

Namun senin malam, ternyata inspirasi mengalir (walaupun dengan faktor pemicu berupa kemarahan tiada tara akibat dosen D mengharuskan metode MANUAL untuk bikin UTS yang bujubuneng itu. Padahal saya sudah niat mampus bikin pake komputer dengan gemilang). Akhirnya, saya ngerjain dong....hehehe...dan begadang sampai pagi.

Selasa, walaupun ngantuk berat, tapi untunglah di kampus masih bertahan sampai sore. Bahkan saya relatif tenang dalam mengerjakan lanjutan UTS (walaupun jadinya lelet nggak ketulungan). Pulang ke kostan dengan bahagia sembari merancang rencana tidur+belajar buat UTS esoknya, eh eh eh...ternyata gagal total. Mungkin karena kecapean, saya tidur sukses malam itu. SAMPAI PAGI.

Rabu pagi, UTS agama. Dengan dodolnya tidak belajar dan lupa membawa Al Quran, jadilah saya mengerjakan UTS agama itu dengan super pasrah. Pulang UTS dalam suasana berkabung dan akhirnya menangis+marah hingga tertidur. Malamnya...entah kenapa timbul semangat untuk mengerjakan desain rak CD itu. Yahh...setidaknya ada hasil lah.

Kamis tak usah diceritakan. Pokoknya secara fisik, itu hari paling melelahkan. And (also) wasting time.

Jumat adalah hari yang (selalu) membuat saya ingin menusuk dosen. Sejak awal kuliah. Di pagi hari, (lagi-lagi) telat datang UTS Sejarah Desain. Tapi untungnya, bakat membacot saya sangat berguna untuk menjawab UTS dengan gemilang (menurut saya sih...hehehe..). Lalu berlanjut dengan sesi makan siang yang menyenangkan, hingga tiba saatnya mata kuliah berinisial DM 2. Ini benar-benar membuat saya stress berat !!!! Dosen ituu...dosen ituuu...dosen ituuuuuu.....aaa
rghhhh....DAMN !! Pokoknya menguras tenaga, mental, serta stok kesabaran saya hingga lulus kuliah nanti !!! Masa dalam waktu dua jam kita harus mengerjakan yang kayak gini :

Teori 5 soal (which is jawabannya sampai 2 halaman A3, lengkap dengan gambar segala)
Praktek : desain shoes storage+tetek bengeknya (tampak lengkap, perspektif, analisa kebutuhan, mini porfolio lah)

*kembali berlanjut hingga fade away* dosen ituuu.....dosen ituuu...dosen ituuu.....

Gimana dong ? sedangkan virus malas saya menggila. Sedang tidak mood kuliah. Apakah harus cuti hingga tahun depan saja sekalian.

Cuih, saya benci ujian. SANGAT.

Tapi...AKU HARUS BERTAHAN !!! (kok kayak iklan susu dengan ikon superhero anak2 yah ?)

Ayo yang sabar....sampai minggu depan.
Setelah itu, kamu bisa bersenang-senang sayang....asalkan dilakukan tanpa rasa bersalah.

HIKS !!!

Saturday, October 20, 2007

Roadshow Lebaran


Mungkin Lebaran di Indonesia adalah rangkaian ritual-tradisi yang aplikasinya kontradiksi namun menimbulkan semacam candu. Buat saya, konteks Lebaran sudah bukan sekadar "merayakan hari kemenangan setelah sebulan berpuasa menahan nafsu dll", namun telah menjadi suatu annual episode tersendiri dalam hidup manusia, yang repetisinya berulang, di dalamnya tercampur aduk segala macam emosi dan tindakan beserta motifnya, serta seolah menjadi suatu reuni ataupun ajang penyatuan kembali suatu garis keturunan sebuah klan, lengkap dengan segala tetek bengeknya.

Sebagai generasi yang (beruntung) lahir di akhir dekade 90-an, mungkin saya adalah satu dari sekian banyak remaja (bah! bentar lagi juga tante umur 20-an) yang terombang-ambing dengan (utamanya) makna kumpul-berkumpul dengan seantero keluarga besar. Salah satu dilema perempuan lajang di usia yang (katakanlah) sudah pantas memiliki pasangan atau bahkan menikah, momen lebaran bisa menjadi bak kawah candradimuka yang lebih dahsyat ketimbang menghadapi dosen galak di kampus. Betapa (terutama) untuk kaum wanita yang berstatus sebagai istri atau anak yang terikat pada keluarga, momen lebaran bisa dipandang sebagai salah satu momen krusial dalam membuktikan kadar kewanitaan anda, yang bisa berarti adalah rangkaian hari-hari kerja keras dalam mengemban tugas sebagai 'power house'nya sebuah rumah tangga.

Katakanlah. bagi keluarga yang sibuk (termasuk para gadis anak kos dan sederet profesi wanita mobile lainnya), ketiadaan pembantu dan ritual mudik bisa jadi sangat melelahkan.
Dimulai dari ritual pembantu mudik, OK ? Buat saya, pembantu itu bak malaikat penyelamat dalam hidup. Kalau diibaratkan teknologi, mereka adalah "real friendly technology" yang membuat hidup jadi lebih mudah. Ya iyalaah, siapa yang gak berbahagia terbebas dari tugas masak-cuci piring dst sehingga kita bisa mengaplikasikan waktu untuk berbuat hal lain demi mendapatkan predikat wanita modern masa kini yang gaul dan sophisticated ? Merekalah (baca : pembantu) katalisatornya. Dan ketika mereka tidak ada, bisa jadi ekuilibrium dalam rumah tangga jadi kacau. Dan ini bisa menyebabkan perpecahan dalam keluarga lho...
Contoh konkrit dalam keluarga saya : ketika si Bibi mudik lebaran, maka akan dimulailah rapat besar tahunan keluarga saya untuk menjaga ekulibrium rumah tangga tetap terjaga. Pembagian tugas dimulai. Dan kesepakatan terhadap rencana anggaran uang belanja pun dibuat. Ini penting, mengingat adanya kecenderungan untuk lebih kendor dalam acara belanja urusan perut, karena muncul timbunan keinginan untuk makan yang praktis namun memuaskan selera a.k.a beli makanan di luar daripada masak sendiri. Selanjutnya, masalah pembagian kerja urusan maintenance rumah yang mengacu pada segala macam pekerjaan yg bisa membuat badan langsing itu, yaa...masak, cuci piring, cuci baju, cuci mobil, nyapu-ngepel, dst hingga pekerjaan yg paling malas dilakukan oleh seluruh anggota keluarga saya...MENYETRIKA. Kemudian, masih ada kesepakatan tentang jam biologis bersama selama masa Lebaran yang harus diterapkan dan dipatuhi oleh seluruh keluarga.

Contoh sebagai berikut :

Bangun pagi maksimal jam 5. Setelah itu, semua pasukan bergerak (kerja-kerja !!!).
Tidak boleh tidur siang sebelum jam 1 siang atau sebelum acara cuci piring sehabis makan siang selesai.
Jika tidur siang, maksimal jam 4 sore harus sudah bangun. Kemudian seluruh pasukan bergerak.
Makan malam maksimal jam 7 malam. (supaya gak keburu males cuci piring karena sudah malem)
Jangan boros pakaian dan pandai-pandailah mempadupadankan busana Anda (untuk mengirit cucian).
Pergi tidur maksimal jam 12 malam supaya besoknya nggak bangun kesiangan.
Jangan coba-coba melarikan diri dari tanggung jawab kerja di rumah dengan cara apapun, dan juga sebisa mungkin jangan melakukan hal-hal yang berpotensi menambah kerjaan di rumah.
Stay cool, babe !!! Jangan mudah emosi, lakukan dengan ikhlas.
Nggak boleh SAKIT !!!

See ? Betapa krusialnya peran pembantu di rumah saya.

Selanjutnya urusan dapur. Ternyata memasak adalah kegiatan spektakuler yang menguras raga dan rasa. Dan bagaimanapun, seorang wanita sejati (memang) sebaiknya bisa memasak. Berkaca dari kenyataan bahwa para wanita di keluarga saya (baca : saya dan mamah. dua adik kecil anggaplah sebagai kecebong, dan si kakak sebaiknya dijauhkan saja dari dapur) adalah kombinasi antara kemauan macam-macam, hasrat tinggi untuk eksperimen dan pamer hasil pada akhirnya, namun dibekali skill memasak yang terbatas dan (seringnya) mau yang praktis cemplung-cemplung namun hasilnya berseni tinggi, maka kegiatan memasak ini bisa jadi ajang perang. Percaya atau tidak, masakan andalan keluarga saya untuk hidangan ngumpul keluarga besar di hari pertama lebaran bukanlah opor ayam atau masakan khas lebaran lainnya, melainkan SUP MISO dengan isi warna warni (wortel, kentang, baso, sosis, miso, jamur, kembang tahu, bunga sedap malam, kacang kapri). Itu mah tinggal kupas, potong-potong, cemplung-cemplung, ditambah penyedap rasa dan doa, jadi deh. Hal sama juga berlaku untuk sanak saudara yang lain (keluarga dari pihak papi). Jadi, jangan harap menemukan ketupat+opor ayam di daftar menu Lebaran hari pertama keluarga saya.

Daftar Menu Halal Bihalal Keluarga Besar R. Kusuma Wardhana (biasanya)
Sup Miso ala Me&My Mama
Nasi Kuning Komplit ala Tante Yani
Lontong ala Yuk Inah
Martabak ala Tante Endah
Rawon / Soto Daging ala Tante Erna
Es Blewah / Es Degan / Es Sirup
Air Putih
Tiramisu hasil kiriman/parcel dari relasi mami-papi saya
Berliter-liter soft drink segala macam (Fanta, Sprite, Coca Cola, dan AW rasa Root Beer) yg dibeli oleh kalangan laki-laki (baca : papi dan para om)


Baru tahun ini opor ayam dan ketupat muncul di hari lebaran. Hebatnyaa....Oh, trimakasih Yuk Bibi-ku yang telah berbaik hati membuat opor ayam sebelum dikau pulang mudik ke kampung. Dan trimakasih pula pada Tante Yani yang telah berusaha membuat ketupat walaupun si ketupat jadinya super gendut karena takaran berasnya kebanyakan...We love you all...Piss...

Itu urusan makanan yah. Urusan acara ngumpul-ngumpulnya lebih heboh lagi. Lebaran di keluarga kami ibarat rangkaian mobilitas yang bisa lebih spektakuler dari tur Jawa-Bali. Betapa tidak, kami para wanita dituntut harus kuat stamina dan mental untuk memasak tanpa henti, para lelaki siap sedia menjadi sopir 24 jam (dan memutar otak untuk request makanan yang aneh-aneh), dan para kecebong alias anak-anak harus bisa menjadi lucu setiap saat supaya suasana tetap ramai dan tidak garing !!! Sang Eyang putri selaku pemegang tampuk tertinggi dalam keluarga, kata-katanya ibarat titah yang tak boleh dibantah. Beliau bisa saja memerintahkan dan mengubah jadwal acara ngumpul2, kapan saja, dimana saja. All we have to do is...behave well. Bisa saja breakfast di rumah eyang, berlanjut dengan lunch di rumah saya dan dinner di rumah tante-siapapun itu. Dan saya bersama para sepupu sebaya mengemban tugas tetap yg sungguh mulia : seksi POTONG-POTONG dan CUCI PIRING. Dan bagi para ibu, itu berarti misi besar : bagaimana menyediakan makanan yang enak dan cukup untuk seluruh keluarga besar, menjaga agar persediaan makanan di kulkas selalu penuh, dan (UTAMANYA) menyiasati anggaran belanja secara smart ? Oh ibu...sungguh berat tugas yang engkau emban...

Berikut adalah jadwal saya selama Lebaran tahun 2007

Sabtu (13 Okt 2007) : halal bihalal keluarga Jember
Minggu : Halal bihalal keluarga Jember
Senin : Halal bihalal keluarga Jember
Selasa : jalan ma Andre (pagi), halal bihalal keluarga Jember (malam)
Rabu : Hunting oleh2 bareng mamah (pagi), halal bihalal keluarga Jember (malam)
Kamis : Roadshow halal bihalal ke Surabaya
Jumat : Kabur ke Bandung

Sementara roadshow halal bihalal keluarga saya masih berlanjut ke Bojonegoro sampai Minggu, 21 Okt 2007.
LUAR BIASA.

Dan efek samping dari rangkaian ritual lebaran dan tetek bengeknya itu adalah...TUGAS TAKADA YG SELESAI, lelah, malas, menggendut hingga 53 kg. Bagooossss. Cepat pikirkan alasan untuk menghadapi asistensi Bu DOnce, Pa Kumis, juga Mr. Good.

Demikianlah Lebaran saya tahun ini. Bagaimana lebaran kamu ?






Friday, September 28, 2007

It's been A Crazy Week !!!!


Huahahahaha...dua minggu terakhir ini GILA buat saya. Ini sepertinya alter ego lagi senang - senangnya keluar, sampe-sampe saya bertransformasi jadi orang yang seenak udel saja. Tapiii...it's been a crazy week, but with a lot of fun. Komposisi emosinya komplit, banyak tertawa, banyak menangis, sedikit frustrasi, menumpuk rasa marah, yang berujung pada guilty pleasure paling menyenagkan di seantero jagat...TIDUR dan MEROKOK.

Yes, i am smoker. No offense about that. Toh saya merokok karena ingin, merokok itu halal, dan bukan didorong untuk kebutuhan tampil keren (sekalipun katanya ini efek samping yang timbul terhadap penilaian impresi fisik, huahaha). Saya sih sekarang sedang senang-senangnya bereksperimen coba merek ini-itu seperti halnya menikmati wine. Dan cara ini cukup ampuh mencegah diri ini kecanduan. Soalnya kan cuma kalo kabita doang, dan yang namanya INGIN itu harus bisa diredam.

Soal kuliah, jujur saja, berantakan. Saya sedang sibuk menata. Menata waktu. Menata hati. Menata jadwal, Menata keuangan. Menata kepribadian. Menata pikiran. Menata semuanya. Beberapa tugas terbengkalai dengan sukses (yang tampaknya akan menjadi calon 'angpau' lebaran nanti), namun jujur saja, tawaran kesempatan sedang banyak-banyaknya. Dan inspirasi aneh saya sedang menuai hasil, sama halnya dengan badai ide yang suka datang tiba-tiba.

Semester ini saya mau bikin music cafe, SOHO. Awal yang menyenangkan, dan proses selanjutnya berjalan fun. Survey lancar, ide bertebaran, saya jadi belajar banyak tentang branding dan pembentukan corporate identity, koleksi buku saya bertambah (dan membuat bangga hati ini karena akhirnya saya bisa kasih bukti kalau anak design pun kuliahnya pake buku dan pake otak, hehe), juga saya menemukan tempat baru untuk menenangkan diri di SOHO (seeing around as my 2nd home) dan main game Time Crisis. Saya juga sukses membuktikan kalau main DDR itu sangat efektif untuk berolahraga dan bersenangsenang, walaupun tidak sejalan dengan isi kantong nantinya. Oh noo....but i love doing crime, having fun, and of course making my work spectacular !!!

Berikut adalah daftar kegilaan minggu ini :

1. Di hari Senin tidak produktif, lalu menghilang dengan cuek. Mendarat di Soho, makan-hedon dan diskusi bersama ChindaRiri, lalu doin crime with cigar and Time Crisis 3. Bertaruh mendapatkan boneka di Timezone yang dimenangkan oleh Riri. Lalu pulang dengan bahagia serta langsung TIDUR. Tidak mengerjakan tugas apapun.

2. Selasa kembali tidak produktif, dengan tahap lebih parah tentunya. Dengan tanpa pikir panjang menerima tawaran berpartner dengan Rico-Mala dalam lomba desain kakus alias kamar mandi sebagai efek dari obsesi impulsif dan spontanitas yang menggila. Kembali tidak mengerjakan studio, namun sukses mendapatkan inspirasi konsep untuk branding proyek porto. Pulang lalu tidur.

3. Di Rabu pagi kelabakan mengerjakan usulan paper Agama, namun selesai dengan sukses dong tentunya. Selamat ikut kuliah pagi PPKn, dan baru menyadari-tepat ketika dosen Agama masuk kelas-bahwa tema yang saya ajukan itu cukup kontroversial. Tapi gak tahu kenapa, kok tema saya lolos alias diterima saja tuh. Bahkan buku yang saya baca sampe diumumin segala di depan kelas. The Madness of God by SHAWNI. Buku yang bagus dan wajib baca. KUliah berakhir dengan damai. Lalu pulang nyangkut diwarnet, browsing tugas, lalu nyampe ke kosan. Di kamat\r, tiba-tiba malas. AKhirnya tidur.

4. Kamis yang paling gila !!! Bisa-bisanya saya melewatkan kuliah dosen idola (gak ngumpulin tugasnya lagi !!!) dan baru muncul jam 3 sore untuk kuliah Desain Ekshibisi. Sukses membuat orang bengong karena dengan cueknya tidak bikin apa-apa dan datang dengan tampang baru bangun tidur.

5. Jumat yang dilalui dengan kemalasan yang sama. Sempat tidur siang di kosan Riri, lalu kembali ke kampus untuk wasting time. Diperparah dengan situasi-kondisi duduk bersebelahan dengan Cuplis yang lucu itu. Kuliah gak makna, lalu pulang. Tapiiii....tiba-tiba sampai kosan otak saya jalan dan mendapatkan inspirasi untuk tugas studio. Jadilah mengerjakan konsep dengan semangat membara hingga jam 2 pagi setelah akhirnya capek lalu tidur. Well, at least i got sumthin' to do kan ? Hoorayyy....

Sabtu ini target konsep & zoningblocking harus selesai dengan spektakuler. Lalu mengerjakan desain Rak CD. Minggu menginap di Riri untuk modelling tata cahaya. Sepertinya akan menjadi minggu yang sibuk sebelum kabur mudik pulang ke rumah. Dengan setumpuk tugas sebagai angpau lebaran tentunya.

Mari bekerja, sayang !!!

Thursday, September 13, 2007

i play game again
with someone else
maybe he's so dull thinking he can change me around
and bring me back into the "right way"
i decide to play professionally
but he will play with his heart
i dont want it, but he forces, so i agree
and...what's the rule ?

#1 I am always right
#2 If I am wrong, then get back to #1 rule

am i too cruel ?
i think i am not.
you ask me to play
so i follow
Doin' Stupid but Enjoyin' This


Semester ini kayaknya bakal jadi 'semester gegap gempita' buat saya. Habisss...ini baru awal saja, sudah ada segebok kejadian tak terlupakan yang sangat potensial untuk pesan moral ke anak cucu kelak. Yah, lalu semester ini diwarnai dengan kegilaan dan dominasi desire yang luar biasa, walaupun untungnya ada bulan puasa. Jadi saya bisa rem-mengerem gitu loh...

Seperti beberapa hari silam. Kedatangan tugas perdana Desain Mebel II sukses membuat saya depresi seketika. Bagaimana tidak ? Di saat saya masih adaptasi kelas ringan dan mencari "celah" di tengah jadwal kuliah yang gila-gilaan, ternyata cobaan mahaberat datang ketika saya tak ada persiapan. Sebelumnya Jumat adalah hari yang lumayan menyenangkan. Mengawali hari dengan ketawa ngakak berkat Pak YanYan, lalu menutup hari setelah meluangkan telinga mendengarkan Pak Doni. Baguslah pokoknya...nyantai...sampai kemarin.

Tugas perdana Desain Mebel II adalah menggambar teknik. Ouw...tentu ini bukan masalah bagi anak Interior seperti saya. Sini mah kasih tugas...hayuk saya lalap !!! Tapiii....karena kemarin tugas itu datang di saat saya hanya bawa absolutely nothing buat kuliah, maka itu jadi bencana.

Tidak bawa pensil mekanik !!!
Tidak ada penghapus !!!
Tak tampak wujud penggaris segitiga !!!
Bahkan alas gambar pun tak ada !!!

Dan...tugas harus dikumpulkan jam 4 sore. Bagoooossssss......

Singkatnya, saya mengerjakan tugas itu dengan setengah sadar dan depresi berat. Kalau ada kamera memotret wajah saya waktu itu, sudah pasti tak akan pernah dicetak selamanya. Kusut banget ihh !!! Dan rasa stres yang menggunung membuat saya mencoba 'hal baru' dalam sesi Jumat Ceria bersama seorang sahabat.

Hummm....i tried to smoke. Star Mild Menthol. Hujan rintik-rintik. Dalam remang senja di GKU Barat. Just two of US (me and her). Talkin' bout anything. Tryin' to relieve our stressed feeling.

illegal, memang. Dan saya tahu kalau itu salah. Tapi saat itu ego sedang menang melawan superego, apalagi dia dibantu oleh ID. Maka terjadilah. At that time, i needed painkiller. And there's no one there. So i decided to take the available painkiller. I take it five times. and it really works.

Iya, saya memang geblek. Tapi yasudahlah, biar saja. Toh, saya tidak merugikan orang lain, sekaligus sebagai studi observasi dan eksperimental tentang perihal "mengapa yang enak itu dilarang ?". Well, i can handle it myself. Or at least, try to.....

Lima batang painkiller habis dalam kesempatan perdana. Saya mau lagi, tapi saya menginginkan otak saya jalan. Dan sampai saat ini, berhasil. I still can handle it. Handle the depression, handle the desire, handle my mind.

Hanya, satu yang saya bingung. Katanya orang yang "baru pertama kali' bakal batuk-batuk dan semacamnya. Tapi kok saya lancar-lancar aja ya ? Ada apa ini ?

Mungkinkah saya berbakat dalam menabrak aturan dan melakukan hal ilegal ?

Mungkin saja....



Saturday, August 18, 2007

jalanjalan makan hedon nomat maratonDVD tidur jumpalitanDiKamar molor bacakomik mengkhayal bongkarlemari oprekinlaptop fotonarsis menggelandangtaktentuarah nongkrong mencariproyekan

adakah hal berguna yang sudah saya lakukan minggu ini ?
jalanjalan makan hedon nomat maratonDVD tidur jumpalitanDiKamar molor bacakomik mengkhayal bongkarlemari oprekinlaptop fotonarsis menggelandangtaktentuarah nongkrong mencariproyekan

adakah hal berguna yang sudah saya lakukan minggu ini ?

Friday, August 17, 2007

Transformers : Well Adapted Live Action from Legendary Robot Series


Pernahkah kamu nonton film dengan sensasi ingin-mencium-setiap-orang-setelah-film-selesai ? Well, tentu saja sensasi semacam ini baru akan timbul ketika menonton film yang bagus dan memuaskan jiwa, karena jika sebaliknya, maka sensasi yang timbul adalah ingin menggetok kepala orang. Hahahaha...saya baru mengalaminya loh (bangga). Setelah nonton film Transformers yang menghebohkan itu (lagi-lagi bangga). Akhirnyaaa......saya bisa ikutan berkoar ke semua orang kalau saya sudah nonton film itu, filmnya memang bagus, dan berlagak sotoy untuk merekomendasikannya ke orang yang belum nonton (gayanya...). Heuheuhuehueuu.....

Sebenarnya, rentetan peristiwa sebelum menonton film sungguh lebih dramatis dari episode nonton filmnya. Bermula ketika saya pulang ke Bandung, yang lalu menuai caci maki karena belum nonton Transformers yang digembar-gemborkan itu, bahkan saya sudah lupa-lupa pikun film jaman kapan pula itu. Lalu didesak oleh rekomendasi brutal beberapa orang yang mengharuskan saya nonton film itu (yang sempat sedikit mencelos karena ternyata adanya tinggal di Blitz), maka timbullah keinginan menggebu bahwa SAYA HARUS NONTON FILM ITU !!! HARUSS !!!

Lalu perjalanan panjang demi menguber film ini berlanjut. Ternyata banyak orang yang (sebenernya) kepingin nonton lagi, tapi males berhubung yang ada tinggal di Blitz Megaplex di ujung Parijs van Java sana. Dan...untuk pertama kalinya saya berterimakasih kepada Tuhan yang telah menciptakan seorang galak bernama Berri, karena dia juga belum nonton, kepingin nonton, dan mau nonton bareng saya di Blitz sono....Tuhan memang Maha Baik....

Dann.....eng ing eng !!! Dimulailah pencarian film Transformers bersama Berri yang berlangsung pada hari-hari NOMAT (ogah rugi...hehehe). Oke, hari Senin....GAGAL. Gara-garanya ribet daftar ulang, makan dulu, dan ternyata telat sampe di sana. Akhirnya sisa hari itu dihabiskan dengan main game di Game Master PVJ. Akhirnya, disepakati nonton Selasa aja. Dan kali ini....sukses dapet tempat bo !!! (enggak deng, penontonnya aja yg udah sepi, jadi berasa bioskop milik pribadi, hahaha). Dan kamipun sukses nonton Transformers.

Hasilnya ? PERFECT !!! Sangat bagusssss......menghibur sekaleeee...bikin terharu (hingga diriku menitikkan air mata bahagia dengan tulus ikhlas)....everything is Well Done !! Awalnya saya nggak expect banyak dari live-action yang diangkat dari kartun legendaris ini. Alasan utama : takut nggak nyambung ama ceritanya, dan takut kecewa karena nyari film robot-robotan yang nggak cuma maen tinju bom sana-sini itu susah. Tambahan lagi, biasanya kalo tokoh utamanya robot, karakter manusianya jarang yang cakep ! (teteuppp...)

Tapiii...ternyata saya salah BESAR !!! Film ini beda ! Pemerannya oke, spesial efeknya OK banget (saya nggak abis pikir berapa lama waktu yang dibutuhin buat nyiptain dan nge-render karakter sedetail itu...mampuss lah 3Dnya), musiknya bagus, dan semuanya terjadi secara bombastis dengan kadar yang pas. Dramanya pas, humornya pas, actionnya OK, dan satu lagi...robot-robot itu tampak 'manusiawi'. Oke lah pokoknya !!!

Paling yang sedikit mengganggu adalah, "Style-nya Amrik bangetttt...."

Nah nah....ini sedikit kesan saya sebagai movie-goers kelas pemula...




Optimus Prime sungguh sangat keren !!! Berkharisma, berwibawa, tipikal orang bijak yang open-minded. Whoever wrote the script of this film, you did it man ! Kesan bahwa dia adalah tipe pemimpin yang memegang teguh prinsip, tipikal traditional heroism, berhasil dicapai. Dan pengisi suara Optimus Prime, perfect !!!




Ini Megatron, si-pemimpin-kubu-jahat. Dia juga keren abis. Tapi yang bikin saya bertanya-tanya, "Diceritakan di film bahwa Megatron lebih dulu mendarat di bumi daripada para Autobots. Tapi karena dia mendarat di Kutub Utara, jadilah dia membeku selama 1 abad lebih." Pertanyaannya : Mungkinkah Megatron itu 'sedikit' bodoh sehingga dia salah mendarat ? Dan apakah bangsa Detepticons belum mengenal teknologi GPS ?
Well, who knows....


Duo pemeran utama yang SEKETIKA BERUBAH JADI KEREN mulai pertengahan hingga akhir film. Shia LaBeouf sbg Sam Witwicky di awal film tampak seperti remaja aneh nan culun yang ngebet abis memacari idola sekolah. Sedangkan Megan Fox sebagai Mikaela Banes merupakan tipikal gadis seksi murahan yang tidur dengan atlet sekolah demi meningkatkan status. Laluu....eng ing eng !!! Mereka berubah jadi keren ketika mengemban tugas menyelamatkan dunia. Hollywood banget gak sih bo...but, you guys did it well ! Luv you, boys !!! Adore you, girls !!!




Sam Witwicky & his parents. Ohmigod, jangan sampe saya punya ortu kayak gini. Papa pelit tapi takut istri, mama "Ratu di rumah" yang sotoynya gak ketulungan. Masa pintu kamar gag boleh dikunci. Kan sebagai remaja, we have "ME time !" Hihihihihi.....





Yang kiri tua nyaris botak tuh MenHan-nya AS. Beneran Menteri Pertahanan lah pokoknya, keren. Yang kanan Koord.Sektor 7 (super duper FBI-nya militer kaleee...) yang agak pengecut tapi di akhir film jadi keren juga. Hahahaha....beginilah penilaian yang muncul dari pengagum om-om tua berkharisma



Finally, i wanna said to Steven Spielberg, Michael Bay, And Steve Jablonsky....WELL DONE, SIR !!!








Monday, July 23, 2007

Sekelumit Kisah Sabtu itu


Sabtu 21Juli kemarin adalah hari menyenangkan. Saya bersua seorang kawan lama (hmm...and i also have a crush on him). Benar. Calon dokter itu. Semuanya bermula dari sms tiba-tiba-yang kebetulan datang-pada Rabu malam. Dan seperti biasanya, everytime i spent moments with him, it wouldn't be boring. Semuanya berharga. Dan sama seperti Sabtu itu.

Oke, kita sebut si Calon Dokter ini sebagai Be.

Rabu malam, tiba-tiba si Be sms dan serta-merta protes tentang "teganya saya yang tidak membalas smsnya ketika saya asik berlibur di Bali". Lalu serta merta pula kening saya mengernyit. Sms yang mana ? Hoiii, tidak pernah ada sms dari kamu belakangan inii !!! Saya juga sengaja tidak sms, kan kamu lagi ujian ! Tapi daripada ribut dengan Be, yasudahlah saya minta maaf saja. Lagipula, jarang-jarang Be sms saya duluan, hehe..senang...

Lalu sms mengalir berisi pembicaraan ringan yang (kadang) nggak penting. Tapi biar begitu, saya senang. Be, inilah salah satu kelebihan kamu. Kamu bisa membuat saya nyaman dan bercanda sadis tanpa perlu takut akan ada yang marah (well, setidaknya kamu belum pernah ngamuk di depan saya !). Lalu pembicaraan mengalir terus, sampai tiba-tiba si Be bilang mau kerumah Sabtu pagi. Ouw...saya senang dong. Dan sebuah janji pun dibuat.

Sabtu pagi, saya bangun pagi (ini hebat!!! secara saya terkenal sebagai tukang molor dirumah). Lalu bersiap-siap. Awalnya saya sempat panik karena si Be ini pake minta 'dijamu' segala, sedangkan skill masak saya-jangan ditanya-PARAH. Setelah sempat bingung 1/2 mati, akhirnya saya memutuskan untuk tidak menyiapkan apa-apa. Be, kalo kamu baca ini, sampe sini kamu boleh ketawa ngakak. Biar saja ah. Yang penting saya tampil jadi diri sendiri saja. Oiya, si Be bilang mau datang jam 07.30, yang mana sempat membuat si mamah terheran-heran, mana ada jam main sepagi itu ? Tapi seperti biasa, khasnya Be, ketika saya sudah siap, tiba-tiba dia sms "bun, aku brngkt krmh kmu jam 08.30 y." Dasaarrr !!! Ya sudah, saya tidur dulu sebentar, hihihi...

Lalu Be datang. Belum-belum sudah mencela saya habis-habisan akibat sikap saya yang cuek pada tamu. Ssttt, saya jadi merasa bersalah nggak masak apa-apa, karena tampaknya Be lapar. Tapi biar saja, toh ada kue-kue untuk dicemil sambil ngobrol. Lalu kami ngobrol dan sempat diinterupsi oleh kehadiran kakak saya yang cek&ricek informasi tentang seseorang. Tapi gapapa deh, ujung2nya dia malah berbaik hati memfoto saya&Be utnuk keperluan kebenaran hasil investigasi dia. Dan sekali lagi Be, kamu masih tetap tidak fotogenik.

Lalu kita ngobrol, ngobrol, ngobrol. Dan saya sempat sedikit ngambek ketika si Be bilang kalau ada janji jam 11. Padahal itu sudah jam 10.30. Bagusss.....dan akhirnya kita jalan untuk makan bareng. Dia yang ngajak sih, dan itu sesuai dengan rencana saya untuk tidak menutup pertemuan ini di rumah saja. Lalu kami berangkat, sambil ngobrol sepanjang jalan. Terselip di antara obrolan tsb, ada yang membuat saya senang. Ketika si Be bilang sesuatu yang intinya "kalo butuh apa-apa di Surabaya (even cuma sekedar nemenin nunggu kereta di stasiun, bilang ke aku". Haduh duh...saya senang dengernya (walaupun siapa tau saya dikadalin). Makasih ya Be....saya tunggu pembuktian kata-kata kamu itu...

Kita makan di Kedai Steak. Sampai sini, sebenarnya terjadi suatu ketidakcocokan suasana. Dua anak muda makan steak di kedai yang bernuansa tempo dulu. Nuansa tempo dulunya oke, tapii...dengan bekgron lagu jaman nenek-kakek yang mendayu itu ??? Biar agak mengganggu, tapi okelah. Mendingan daripada lagu R&B hiphop yang berdentam-dentam membuat saya sakit kepala. Dan kekonyolan saya dimulai lagi. Selalu saja Be, kalau saya makan denganmu, saya yang tukang makan banyak-cepat-dan licin tandas ini berubah jadi gadis lelet yang makannya lama dan pilih-pilih. Bayangin, steak yang porsinya tidak mengenyangkan itu butuh 1 jam lebih untuk bisa saya habiskan (itupun akhirnya sayurannya disisain dikit setelah si Be paksa-paksa saya supaya dihabisin !) !!! Gosh, what's wrong with me ?

Dan kedai steak akan menjadi file berharga dalam ingatan saya, karena alasan2 sebagai berikut :

1. Mengingat gara-gara saya, Be jadi telat janjian sama orang karena nungguin saya yang (tiba-tiba) jadi super lelet letika makan.

2. Obrolan seru dan cela-celaan yang membuat saya serasa kembali ke masa lalu.

3. Attitude si Be yang membuat saya menilai dialah calon "the real gentleman" (sumpah, baru saat itu lagi saya merasa diri saya benar-benar diperlakukan sebagai seorang wanita. Sebenernya si Be simpel aja sih, membawakan helm saya, mengambilkan saya garpu&pisau, mempersilakan saya makan, sampe menyuruh saya menghabiskan makanan saya dan rela menunggu sampai benar-benar habis, sampai tidak keberatan dia jadi telat janjian sama orang gara-gara nungguin saya makan).

4. Ketika si Be bilang bahwa saya tetap nggak ada manis-manisnya di depan dia.

5. Kebetulan yang kesekian kalinya bahwa kita pakai baju yang warnanya sama tanpa janjian. Merah marun.

6. And all we've done that afternoon, it really makes me comfortable, even just sitting & talking with you.

Lalu, si Be harus kembali ke Surabaya untuk ujian. Dan ingat Be, saya akan buktikan kata-katamu betul atau tidak. Tapi soal hati, sudahlah...bukannya berniat melupakan, tetapi kamu malah semakin membuat saya yakin kalau saya tidak jatuh cinta pada orang yang salah. Sekarang tinggal kamunya aja, Be...mau tidak sama saya ?

Setelah beberapa hari berpikir, saya sadar. Bahwa selama ini yang saya cari bukanlah Mr. Right Now, melainkan Mr. FOREVER. Cinta saya berdasarkan komitmen. Dan saya percaya cinta yang tumbuh berkembang dan untuk jangka panjang. I just fall in love deeply with someone that i can see him in my future. And it may be you, Be...or maybe not.

dan sekelumit kisah Sabtu itu membuat saya berpikir, Be...bahwa mungkin kamulah yang akan ada dalam masa depan saya...


best regards,
-me-

Thursday, July 19, 2007

Nah..Nah..Ini Dia


Saya bingung deh dengan keluarga besar saya. Nggak tahu kenapa, perasaan liburan kali ini saya menuai banyak pertanyaan dari berbagai kalangan tentang "kamu sama siapa sekarang ? Dapat anak mana ?" Yah..yah..itu semua berujung pada pertanyaan tentang pacar atau calon suami. Bahkan mama saya yang biasanya cuek-cuek saja itu beberapa kali membombardir dengan pertanyaan serupa, "kamu sekarang sama siapa, dek ?" dan juga sempat meledek-ledek saya gara-gara menghabiskan malam minggu di rumah sambil nonton Extravaganza ato film-film Harry Potter sambil ngemil bolu di rumah, bukannya dinner kencan bersama pacar. Huaaa......iyah, saya memang tidak seperti si kakak yang banyak fans dan sibuk balas sms pacar dan pengagum sana-sini. Eyang juga sama. Bahkan tante saya di Bali yang modelnya satu tipe sama saya juga nanyain hal yang sama. Hukhukhuk...ada apa ini ?

Iyaaa.....saya masih sendiri.
Bukan belum ada yang 'kena' di hati, hanya gayung belum bersambut saja
Sempat ada keinginan untuk mencari 'sandal pelangi' baru
Tapi belum juga ada yang mengirimkan proposal pada saya.
Apa yang salah ya ?
Kata beberapa sumber terpercaya, mungkin karena saya tipe yang kompleks, yang pesonanya kadang gak terlihat untuk orang biasa. Kata orang "tipe magnet yang salah bikin". Apa pula itu ?
Apakah itu artinya saya bakal dan pantas mendapatkan yang LUAR BIASA ?
Hahahahahaha......semoga saja. AMin.
Saya juga mau kok punya pacar...kan enak disayang-sayang
Tapii...walaupun saya masih sendiri, saya baik-baik saja kok
Saya bisa tertawa, menangis, marah, hura-hura, jalan-jalan, dan melakukan apa yang saya mau
dan saya bahagia

ayo,ayo...bantu saya mencari sandal pelangi baru
untuk dipakai dan disayang-sayang


Dag Dig Dug


aduh, aduh...masa sih saya jatuh cinta ? Tepatnya KEMBALI jatuh cinta dengan laki-laki itu ?
habis...reaksi kimia yang muncul sungguh di luar dugaan
kembali berbunga-bunga
pipi merona merah karena malu dan surprise
lalu tiba-tiba ingin tampil cantik lebih dan lebih sering lagi
dan muncul keinginan untuk mulai belajar masak
jangan lupakan ribuan kupu-kupu dalam perut itu
membuat mulas, tapi sensasinya selalu dirindukan
aduuh....masa sih saya jatuh cinta lagi
dengan orang yang yang sama pula... >_____<
dan kami akan bersua esok
we shall see....

Saturday, July 07, 2007

bulan juli katanya bulan penuh cinta
lalu mana pangeran untuk saya ?
kalau si calon dokter itu mau ditunggu saja
masih bisakah ?
atau sebaiknya dilupakan saja ?
bingung nihh...bingung
bantu saya dong

Ada BABI di rumah


sungguh saya tidak berguna saat liburan

kerjanya hanya membabi dirumah
makan tidur dan bermalas-malas
lalu menyesal karena timbunan lemak bertambah
lihat saja daftar top list saya selama liburan

1. molor, bangun siang
2. tidur hibernasi seperti beruang kutub
3. makan, makan, makan
4. ke warnet, nge-net gila-gilaan
5. nonton acara gosip
6. nonton sinetron Candy (biar saya tau itu ngejiplak, tetep aja ditonton. nostalgila masa kecil)
7. nonton Empat Mata
8. nonton Extravaganza
9. menempel terus dengan mp3 player sampe kuping nyaris budek
10.berdansa ditemani Ladytron
11.dan sederet hal tak penting lainnya

aduh aduh lihat badan sudah menggembung melar
katanya nanti mau fitness di bandung
jadii..apakah yang sekarang ini bentuk konkrit supaya niat fitness tercapai ???
oh tidak

Monday, July 02, 2007

Duh..Bingung


gimana yah ???
saat ini penuh kontradiksi
disaat saya seharusnya senang karena kebanyakan waktu luang
dan bisa puas bermalas-malas
saya malah bingung mau ngapain
lalu bagaimana dong ?
masa menghabiskan waktu dengan makan-tidur-ngenet
dan siklus itu berulang secara kontinyu
minggu depan ke bali
mau tanning dan mencari surfer ganteng
untuk dipitain dan dibawa pulang, bakal dapat nggak ya ?
lalu tentu saja memenuhi kodrat wanita, BELANJA !!!
tapii..pulang nanti pasti saya kembali bingung
hhh...ingin pulang ke bandung
tapi bukan untuk kuliah
melainkan untuk bermalas-malas

Wednesday, June 13, 2007

Pak umar...cintaaaa....

Pengantar Statika saya dapat A...hore

Senang...senang...harapan kembali tumbuh
Terimakasih Tuhan
Desain Mebel Hiks...hiks


Saya puas menangis sekaligus tertawa hari ini. KOntradiksi.Dalam hitungan detik, dunia saya jungkir balik. Kok bisa ? Hiperbol sedikit sebenarnya. Tapi yahh.....sudahlah.

Pertama-tama, saya ingin menjerit kepada bapak dosen budiman yang terhormat namun sadis pisan,

AAAAAARRRRRRRRRGGGGGGGHHHHHHHHHHHHHHH !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!


Tega-teganya ngasih nilai saya C ! Ampyun, C ?!?! Dosa apa gua hingga bapak botak itu tega ngasih C?!?!
Secara gua selalu mengumpulkan tugas tepat waktu
Secara desain mebel gua terakhir menuai puja-puji dari Pak Reza yang imut lucu beserta teman-teman yang lain
Secara gua adalah satu dari the first 5 who come earliest to campus during that lecture
Secara gua selalu bikin gambar kerja dengan kualitas kerapian setara dengan Autocad (dan ini diakui bahkan oleh Rico si jago 3dsmax!)
dan mengingat ANDA, dosen terhormat yang 1 semester cuma masuk 3 kali sajah
Tanpa pernah sempat mengasistensi kerjaan saya
Lalu berani-beraninya ngasih saya C ?!?!?!?!?

SHIT !!!! Even you didn't know the whole process !!! It's unfair !

Biar saja pagi gua menghabiskan duit dengan kalap belanja dan main di Game Master
Lalu pulang dengan setumpung kantong belanja dan airmata meleleh di pipi
Dan gua menangis hingga depresi dan jatuh tertidur

Gua kerja keras untuk itu !!! Dan gua harus dieksekusi seperti itu oleh orang yanga jelas-jelas gak layak untuk dapat respek dari gua !!!

Well, emang sih., beliau dosen sepuh yang tersibuk di interior
emang sih, beliau punya banyak proyek yg harus ditangani
Emang sih, seleranya sungguh bagus
Dan orangnya sangat industrial nan teknikal yang membuat kagum

But it didnt mean you can come only 3 times in a semester
and gave the 'execution' just by seeing lightly on the result !!!
THE HELL with that method !!!


Tenang sayang....

Fffhhhh, gua mau jadi dosen aja ah ntar kalo lulus
Supaya gua bisa punya penghasilan minimal bulanan yang dibiayai negara
Gua bisa muncul semau gua dengan spektakuler di kampus
Dan menyiksa mahasiswa gua dengan 'beradab"
Sembari mencari banyak proyek di luar kuliah
Lalu menjadi kaya-raya


Boleh kan ?

Friday, June 08, 2007

Akhirnya....


Song : Sleep All Day - Jason Mraz


Jrejengjengjeng...porto telah berakhir !!! Senangnya....
Bagaimana porto ? bagaimana prosesnya ?
Well, cukup menyenangkan. Kali ini saya menikmati setiap prosesnya.
Oke, secara hasil tidak terlalu spektakuler jika dibandingkan dengan yang lain, tapi ada sesuatu yang membuat saya senang.
Proses yang berbeda. Yang menyenangkan. Yang teratur.
Saya menikmati setiap detiknya.
Saya cukup tidur.
Saya tidak sampai lupa makan.
Saya tidak sakit.
Tidak ada drama dan hujan air mata.
Kontrol emosi yang lebih tenang dan tidak meledak-ledak.

Oke, maket memang tak selesai. Tapi biar sajaaaa......toh 5% ini...
Sekarang tinggal menunggu hasil
Semoga bagus. Amin.


Tuesday, June 05, 2007

Kabar Terbaru seputar PoRto


ahahahaha.....belum selesaiii !!!
Masih ada perspektif dan maket yang belum 'lahir'
dan bisa-bisanya saya malah ke warnet ngisi blog
dasar gila
Tapi saya senang dong melihat porto saya yang tebal itu
33 lembar A2, dengan teknik warna semua manual
ternyata saya bisa ya....
Ayo semangat !!! Kejar deadline maket 8 Juni
siapkan diri untuk pengumpulam porto 7 juni
tinggal 3 hari lagi, sayang...
dan kamu akan bebas

Monday, May 28, 2007

i must be strong
must be strong
be strong

tutup telinga kamu rapat-rapat !!!
dan egoislah sedikit !!!